empty
 
 
09.09.2026 12:47 AM
AUD/USD: Ancaman Keruntuhan Energi Semakin Meningkat

Data PDB Australia kuartal II yang dirilis minggu lalu tampak positif di permukaan, tetapi jika dilihat lebih dekat, pertumbuhan 1,5% pada paruh pertama tahun ini hampir setengah dari laju yang terlihat pada paruh kedua 2025. Hal ini lebih mencerminkan momentum sisa yang belum sepenuhnya memudar, ketimbang sebuah pemulihan ekonomi yang kuat.

Bagi Reserve Bank of Australia, situasi ini mendukung kelanjutan jeda kenaikan suku bunga, karena permintaan domestik jelas tidak cukup kuat untuk membenarkan kenaikan suku bunga. Inflasi juga menjadi perhatian: pada Juli, inflasi inti tetap sebesar 3,6% y/y dan naik 0,5% m/m, melampaui ekspektasi pasar. Harga di pasar menunjukkan probabilitas sekitar 30% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan September dan hingga 80% untuk setidaknya satu kali kenaikan sebelum akhir tahun.

Indeks keyakinan usaha NAB turun untuk bulan kedua berturut-turut ke -8 dan masih berada jauh di bawah rata-rata jangka panjangnya di +5. Meskipun telah pulih dari sebagian besar tekanan awal yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, keyakinan usaha masih sekitar 7 poin di bawah level Februari.

This image is no longer relevant

Perang Trump dengan Iran telah berubah menjadi konflik berkepanjangan yang secara tidak proporsional memukul perekonomian Australia karena struktur energinya yang unik: Australia mengimpor hampir 90% produk minyak bumi melalui Selat Hormuz. Meskipun peringatan pemerintah atas "guncangan minyak terbesar yang pernah ada" dengan harga hingga $200/bbl dan inflasi di atas 7% tidak terwujud, tingkat harga saat ini sudah menimbulkan kerusakan nyata bagi perekonomian.

Masalah struktural yang lebih dalam terletak pada kerentanan infrastruktur energi. Pada awal Agustus, pembangkit listrik tenaga batu bara Loy Yang di Victoria menaikkan tarif secara tajam akibat kekurangan batu bara, sehingga harga listrik grosir pada jam puncak malam melonjak hingga AUD 300/MWh di seluruh National Electricity Market. Pembangkit listrik tenaga batu bara yang menua semakin tidak andal, dan degradasi infrastruktur energi domestik memperparah masalah eksternal.

Inflasi yang terus tinggi, dikombinasikan dengan ekspektasi kenaikan suku bunga, sebelumnya menjadi penopang utama bagi the Aussie, dan kini bahaya lain mengintai — AUD yang dinilai terlalu tinggi dan bertumpu pada fondasi yang jauh lebih rapuh dibandingkan dolar AS, justru karena masalah energi ini.

Posisi net short AUD turun menjadi -2,82 miliar, dan harga tersiratnya sedikit berada di atas rata-rata jangka panjang.

This image is no longer relevant

Dalam ulasan sebelumnya, kami memperkirakan bahwa AUD/USD akan terus menguat, dan hal itu memang terjadi. Target terdekat di 0,7200 telah terlampaui dan kini berubah menjadi level support; kami menantikan kelanjutan kenaikan menuju level tertinggi tahun ini di 0,7277. Namun, mengingat masalah energi dapat menghantam sektor industri dan ekspor kapan saja, rally ini tampak rapuh dan mungkin berakhir kapan saja.

Dapatkan keuntungan dari perubahan nilai mata uang kripto dengan InstaForex.
Unduh MetaTrader 4 dan buka perdagangan pertama Anda.
  • Grand Choice
    Contest by
    InstaForex
    InstaForex always strives to help you
    fulfill your biggest dreams.
    GABUNG KONTES
  • Chancy Deposit
    Isi akun Anda sebesar $3000 dan dapatkan $3000 lebih banyak!
    Pada September kami mengundi $3000 dalam promo Chancy Deposit!
    Dapatkan kesempatan untuk menang dengan melakukan deposit sebesar $3000 pada akun trading Anda. Setelah memenuhi persyaratan ini, Anda telah menjadi partisipan promo.
    GABUNG KONTES
  • Trade Wise, Win Device
    Top up akun anda dengan dana minimal $500, daftar kontes, dan dapatkan peluang untuk memenangkan perangkat seluler.
    GABUNG KONTES
  • 30% Bonus
    Raih bonus 30% setiap kali anda top up
    DAPATKAN BONUS

Artikel yang direkomendasikan

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.
Widget callback